47 “Jurus Mabok” Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj


Seorang da’i di Bekasi mengumpulkan sejumlah sepak terjang yang dilakoni Ketua Umum NU (Nahdlatul Ulama) Said Aqil Siradj. Ketemulah 47 “jurus mabok” yang dilancarkan Said Aqil Siradj selama ini yang dimuat di berbagai internet.
Kenapa dalam judul ini disebut “jurus mabok”, karena pengumpul data dari internet mengenai lakon Said Aqil Siradj itu mengemukakan: “…ternyata perilaku nyeleneh bak pendekar mabok ini bukan hanya sekarang saja terjadi. Tulisan ini hanya sekedar mengumpulkan remah-remah yang bertebaran di internet terkait sepak terjang KH Said Aqil Siradj.”
Inilah tulisan selengkapnya yang menyoroti Said Aqil Siradj.
***
KH Said Aqil Siradj, Sampeyan Muslim?
By: Wildan Hasan
Direktur WH Foundation
Saat ini kita dibuat tercengang-cengang dengan sepak terjang Prof Dr KH Said Aqil Siradj MA, Ketua Umum PBNU yang melontarkan berbagi tuduhan keji kepada umat Islam. Namun ternyata perilaku nyeleneh bak pendekar mabok ini bukan hanya sekarang saja terjadi. Tulisan ini hanya sekedar mengumpulkan remah-remah yang bertebaran di internet terkait sepak terjang KH Said Aqil Siradj. Sebelumnya mari kita mengenal KH Said Aqil Siradj lebih dekat dengan membaca sedikit curiculum vitaenya.
Nama : Prof Dr KH Said Agil Siradj
Nama lengkap : Said Aqil Siradj
Tempat dan tanggal lahir: Cirebon, 03 Juli 1953
Nama istri : Nur Hayati Abdul Qodir
Nama Anak: 1. Muhammad Said Aqil, Nisrin Said Aqil, Rihab Said Aqil, Aqil Said Aqil
Pendidikan Formal
  1. S1 Universitas King Abdul Aziz, jurusan Ushuluddin dan Dakwah, lulus 1982.
  2. S2 Universitas Umm al-Qura, jurusan Perbandingan Agama, lulus 1987.
  3. S3 University of Umm al-Qura, jurusan Aqidah / Filsafat Islam, lulus 1994
Pendidikan Non-Formal
  1. Madrasah Tarbiyatul Mubtadi’ien Kempek Cirebon
  2. Hidayatul Mubtadi’en Pesantren Lirboyo Kediri (1965-1970)
  3. Pesantren Al-Munawwir Krapyak Yogyakarta (1972-1975)
Pengalaman Organisasi
  1. Sekertaris PMII Rayon Krapyak Yogyakarta (1972-1974)
  2. Ketua Keluarga Mahasiswa NU (KMNU) Mekkah (1983-1987)
  3. Wakil Katib ‘aam PBNU (1994-1998)
  4. Katib ‘aam PBNU (1998-1999)
  5. Penasihat Gerakan Anti Diskriminasi Indonesia (Gandi) (1998)
  6. Ketua Forum Komunikasi Kesatuan Bangsa (FKKB) (1998-sekarang)
  7. Penasehat Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam UI (1998-sekarang)
  8. Wakil Ketua Tim Gabungan Pencari fakta (TGPF) Kerusuhan Mei 1998 (1998)
  9. Ketua TGPF Kasus pembantaian Dukun Santet Banyuwangi (1998)
  10. Penasehat PMKRI (1999-sekarang)
  11. Ketua Panitia Muktamar NU XXX di Lirboyo Kediri (1999)
  12. Anggota Kehormatan MATAKIN (1999-2002)
  13. Rais Syuriah PBNU (1999-2004)
  14. Ketua PBNU (2004-sekarang)
Profesional Kegiatan
  1. Tim ahli bahasa indonesia dalam surat kabar harian Al-Nadwah Mekkah (1991)
  2. Dosen di Institut Pendidikan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) (1995-1997)
  3. Dosen pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1995-sekarang)
  4. Wakil Direktur Universitas Islam Malang (Unisma) (1997-1999)
  5. MKDU penasihat fakultas di Universitas Surabaya (Ubaya) (1998-sekarang)
  6. Wakil ketua dari lima tim penyusun rancangan AD / ART PKB (1998)
  7. Komisi member (1998-1999)
  8. Dosen luar biasa Institut Islam Tribakti Lirboyo Kediri (1999 – sekarang)
  9. Majelis Permusyawaratan Rakyat anggota fraksi yang mewakili NU (1999-2004)
  10. Lulusan Unisma direktur (1999-2003)
  11. Penasehat Masyarakat Pariwisata Indonesia (MPI) (2001-sekarang)
  12. Dosen pascasarjana ST Ibrahim Maqdum Tuban (2003-sekarang)
  13. UNU Dosen lulusan Universitas NU Solo (2003-sekarang)
  14. Lulusan Unisma dosen (2003-sekarang)
  15. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2010-2015
Sampeyan Muslim?
Berikut fakta sepak terjang KH. Said Aqil Siradj yang terekam media dan bisa membuat kita menimbang-nimbang apakah bisa kita mengajukan pertanyaan “Kyai Said, sampeyan muslim?
Kyai Said mengutuk ‘kekerasan’ yang dilakukan oleh umat Islam, dekat dan mesra dengan kelompok minoritas (non muslim dan penganut aliran sesat), mendoakan keselamatan untuk penganjur kesesatan Ulil Abshar Abdalla dedengkot JIL yang sekarang nyaman di ketiak partai penguasa dan dekat atau menjadi bagian dari kelompok pengidap penyakit SEPILIS (Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme).
Kyai Said penjilat penguasa dan mengkhianati suara rakyat dengan mengkritik beberapa tokoh agama yang menuduh pemerintah telah berbohong.
Kyai Said aqidahnya rusak
Berikut kutipan pemikiran Said Aqil Siradj dalam sebuah tulisannya berjudul “Laa Ilaha Ilallah Juga” menurutnya, “Agama yang membawa misi Tauhid adalah Yahudi, Nasrani dan Islam. Ketiga agama tersebut datang dari Tuhan melalui nabi dan rasul pilihan. Yahudi diturunkan melalui Musa, Nasrani diturunkan melalui Isa dan Islam diturunkan melalui nabi Muhammad SAW. Kedekatan ketiga agama samawi yang sampai saat ini dianut manusia semakin tampak jika dilihat dari genealoi ketiga utusan (Musa, Isa, Muhammad) yang bertemu pada Ibrahim. Ketiga agama tersebut mengakui Ibrahim sebagai the Faunding Father’s bagi agama tauhid. Jadi ketiga agama tersebut sama-sama memiliki komitmen untuk menegakkan kalimat tauhid….. dari ketiga macam tauhid diatas(tauhid Rubbubiyah,Uluhiyah dan asma wa sifat), tauhid Kanisah Ortodhoks Syiria (Kristen Orthodox) tidak memiliki perbedaan yang berarti dengan tauhid Islam……….dst(Menuju Dialog Teologis Kristen Islam karya Bambang Noorsena penganut Kristen Orthodok Syiria). (http://www.voa-islam.com/counter/christology/2011/10/06/16278/koreksi-aqidah-kh-said-aqil-sirajd-jangan-samakan-tauhid-islam-dengan-trinitas-kristen/).
4. Kyai Said melontarkan perkataan kesyirikan.
Kyai Said pernah berkata “Jika seseorang berdoa’a pada batu secara khusyu’ maka Alloh akan mengabulkan do’anya karena kalau tidak terkabul maka Alloh akan sama dengan batu”.
5. Kyai Said berbuat bid’ah
Said Aqil pernah mensponsori dan mengadakan doa bersama antar agama dalam sebuah tema “ Indonesia Berdoa” yang dihadiri beberapa tokoh kafir (non muslim)dan juga beberapa pimpinan NU. Sebuah acara mengada-ada (bid’ah mungkar). Hal itu tidak pernah dilakukan oleh Rasululloh dan para Sahabat. Bahkan tercatat dalam sejarah Rasullulloh, beliau mengadakan Mubahallah (do’a untuk melaknat) dengan tokoh Nashara, bukan do’a untuk mencari keselamatan bersama antara beberapa tokoh agama.
6. Kyai Said pernah mengatakan bahwa “Abdullah bin Saba’ (pimpinan Syiah) dalam masa Rasululloh dan para sahabat tidak pernah ada dan tidak pernah dikenal dalam sejarah Islam”. Dalam hal ini Said Aqil berusaha menutupi dan mendistorsi sejarah Islam. Abdullah bin Saba’ (seorang Yahudi yang masuk Islam kemudian menyimpang dan memimpin Syiah) berusaha dihilangkan oleh Said Aqil dari panggung sejarah Islam Sehingga seolah-olah Yahudi tidak dianggap sebagai musuh dan golongan yang pertama-kali memecah belah dan mengacak-acak Islam.
Kyai Said pernah mengakui bahwa dia pernah belajar Agama Syiah dan dia tidak mempermasalahkan sesatnya ajaran Syiah tersebut dan dianggapnya wajar-wajar saja.
Kyai Said gemar keluar masuk gereja dan berceramah di sana.
Kyai Said pernah mengusulkan agar MUI dibubarkan.
Point 3 sampai 9 dapat dilihat di: http://alislam-pwt.tripod.com/islam__liberal2.htm
Kyai Said pendukung ideologi kufur pluralism
Kyai Said simpatisan sekte sesat Syi’ah
Dalam buku Tasawwuf sebagai Kritik Sosial, di antaranya Said Aqil menulis bahwa kehadiran Islam sarat dengan nuansa politis dan Imam Syafi’i dianggap simpatisan Syi’ah.
12. Kyai Said bergabung dengan partai sekuler yang selalu menghalang-halangi upaya penegakkan syariat Islam di Indonesia. (http://www.riaupos.co.id/berita.php?act=full&id=4140&kat=8).
Kyai Said adalah pejuang Hindu, Budha, Kristen dan Konghucu Point ini di atas disimpulkan dari judul KEBHINNEKAAN DAN PLURALISME bab
Buku TASAWAUF SEBAGAI KRITIK SOSIAL karangan Said Aqil Siroj, tebitan Mizan, September 2006. (http://www.pejuangislam.com/main.php?prm=karya&var=detail&id=224)
Kyai Said pernah bersuara sangat aneh dan menyakiti para sahabat Nabi Muhammad bahwa orang Arab sepeninggal Nabi Muhammad mereka murtad kecuali hanya orang-orang Arab Quraisy, itupun tidak keluarnya dari Islam bukan karena agama tapi karena suku/ kabilah. Dengan tulisannya di makalah yang sangat menyakiti para sahabat Nabi Muhammad itu maka Aqil Siradj dikafirkan oleh belasan ulama dan ada gagasan untuk diusulkan ke almamaternya, Universitas Ummul Quro Makkah, agar gelar doktornya dicabut.
Kyai Said secara serampangan mengaitkan antara pergerakan dakwah Wahabi dengan radikalisme. Dia bahkan membuat istilah baru tentang dakwah Wahabi, yaitu “ideologi puritanisme radikal.”
Kyai said memprovokasi warga NU untuk melakukan “sterilisasi” masjid-masjid yang menurutnya berpotensi menjadi sarang kelompok puritan radikal.
19. Terpilihnya Kyai Said sebagai Ketua Umum PBNU disambut gembira dedengkot JIL Ulil Abshar Abdalla. (http://wap.vivanews.com/news/read/139685-ulil_abshar__said_agil_paling_pas_pimpin_pbnu)
21. Kyai Said reaktif dan tidak memiliki empati
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menyatakan jika benar pelaku bom bunuh diri di Gereja Kepunton Solo terkait dengan bom Cirebon, itu berarti si pelaku memahami Islam secara salah. Termasuk kenyakinan para bomber bakal disambut bidadari itu gombal. (http://www.yasni.com/ext.php?url=http%3A%2F%2Fwww.tempo.co%2Fread%2Fnews%2F2011%2F09%2F27%2F078358492%2FSaid-Aqil-Ngebom-dan-Disambut-Bidadari-Itu-Gombal&name=Said+Aqil&cat=filter&showads=1)
22. Kyai Said membawa NU bermesra-mesraan dengan penguasa (kritikan tokoh muda NU)
24. Kyai Said membawa NU mendekati dunia politik praktis dan lebih dekat dengan penguasa. (http://www.rimanews.com/read/2011032…impangan-jalan)
25. Kyai Said adalah pemain di dalam isu pluralisme dan liberalisme http://islamlib.com/id/artikel/jiwa-besar-nu-untuk-muktamar-muhammadiyah
26. Kyai Said mempromosikan tasawuf sebagai solusi dari krisis multidimensi yang sedang melanda umat Islam saat ini, baik agama, ekonomi, maupun politik. (http://emka.web.id/ke-nu-an/2011/kh-said-aqil-siradj-tasawuf-solusi-di-era-globalisasi/)
27.  Pentolan JIL (Jaringan Islam Liberal) Ulil Abshar Abdalla tidak mampu menyembunyikan rasa bangganya atas terpilihnya Said Aqil Siradj yang pro aliran sesat Syi’ah dan bahkan menjadi anggota kehormatan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia 1999-2002. (http://politik.vivanews.com/news/read/139685ulil_abshar__said_agil_paling_pas_pimpin_pbnu)
28. Kyai Said, tanpa canggung berkhotbah dalam acara misa Kristiani di sebuah gereja di Surabaya. Dengan background belakangnya salib patung Yesus dalam ukuran yang cukup besar. Beritanya pun dimuat majalah aula milik warga NU, dia juga pernah melontarkan gagasan liberalnya yaitu merencanakan pembangunan gedung bertingkat, dengan komposisi lantai dasar akan diperuntukkan sebagai masjid bagi umat Islam, sedangkan lantai tingkat satu diperuntukkan sebagai gereja bagi umat kristiani, lantai tingkat dua diperuntukkan sebagai pure bagi penganut hindu, demikian dan seterusnya. (KH. Lutfi Bashori, Konsep NU & Krisis Penegakan Syari’at). (http://groups.yahoo.com/group/Tauziyah/message/26068)
29.Kyai Said mengatakan bangsa Arab memiliki kecenderungan kuat untuk memperlakukan orang lain, terutama dari negeri-negeri non Arab, sebagai budak. (http://buruhmigran.or.id/en/2010/12/said-aqil-siradj-arab-cenderung-lakukan-perbudakan/)
30. Kyai Said menuduh gerakan dakwah yang merujuk kepada Al-Qur’an dan Sunnah dengan pemahaman ulama salaf sebagai biang kerok dan sumber konflik di tengah-tengah masyarakat. (http://ygennet.web.id/2011/ngawurnya-said-agil-siradj-dalam-menjelek-jelekkan-pihak-yang-dia-sebut-wahabi/)
31. Kyai Said adalah ulama su’ (jahat)
32. Kyai Said berdoa di kuburan agar terpilih menjadi Ketua Umum PBNU
33.  Kyai Said berkolaborasi dengan aliran sesat LDII memperingati HUT RI ke-62 (http://ldii.net78.net/?Kunjungan_Kelembagaan:LDII_dan_NU_menadakan_%22TABLIGH_AKBAR%22)
34. Kyai Said menuduh pemerintah gagal mewujudkan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis terkait arogansi GKI Yasmin Bogor. (http://icrp-online.org/112011/post-779.html)
35. Kyai Said menulis dalam bukunya Tasawwuf sebagai kritik sosial, bahwa kehadiran Islam sarat dengan nuansa politis, Imam Syafi’i dianggap simpatisan Syi’ah dan pembelaanya terhadap Ahmadiyah. (http://my.opera.com/ipnu-ippnu-jabon/blog/dikritisi-kiai-muda-jatim-said-janji-edit)
36. Kyai Said bertemu dengan pemimpin Tertinggi Revolusi Syiah Iran, Ayatollah Al-Udzma dalam Konferensi Persatuan Islam ke-24 di Teheran. (http://www.taqrib.info/indonesia/index.php?option=com_content&view=article&id=646:setelah-temui-pemimpin-besar-iran-agil-siradj-bertolak-ke-yapi&catid=39:akhbar-e-jahan&Itemid=95)
37. Kyai Said menyatakan situs jihadi radikal lebih berbahaya daripada situs porno. Situs radikal merusak iman, sedangkan situs porno secara hukum fikih tak berdosa, hanya makruh  (http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/09/29/16215/pbnu-situs-porno-tak-berdosa-jihadi-radikal-merusak-iman/)
38. Kyai Said meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk segera menutup situs-situs Islam. (http://edukasi.kompas.com/read/2011/09/27/20360737/Said.Aqil.Tifatul.Jangan.Cuma.Tutup.Situs.Porno.)
39. Kyai Said mengatakan: Syi’ah adalah mazhab Islam yg membanggakan karena dari generasi ke generasi konsisten membangun dan menjaga tradisi… (www.xbox360videos.com/index.php?key=%3DGus+Dur&page)
40. Kyai Said menuduh berkembangnya ajaran Wahabi ala Saudi Arabia ke seluruh pelosok dunia karena dukungan dana yang sangat besar yang dialirkan ke para aktifis pengikut wahabi.
Kyai Said mengatakan, Muhammad bin Abdul Wahhab, pendiri wahabisme bukanlah intelektual muslim yang cemerlang. Tidak ada karya besar yang dihasilkannya karena ia hanya mengarang kitab-kitab kecil saja.
Kyai Said mengatakan, Muhammad bin Abdul Wahab melakukan kolaborasi dengan Ibnu Saud, pendiri kerajaan Saudi Arabia untuk melakukan pemberontakan terhadap kekhalifahan Turki Utsmani.
Kyai Said menuduh Muhammad bin Abdul Wahab menghancurkan banyak situs sejarah di Makkah dan Madinah yang telah dipelihara dengan baik sejak zaman Rasulullah. (http://www.nu.or.id/page.php)
41. NU mendapatkan kucuran dana tak terbatas dari AS
Kyai Said mengatakan, NU mendapatkan kepercayaan dari Bank Dunia dalam bentuk pendanaan tak terbatas untuk kegiatan sosial Ormas yang diklaim terbesar di Indonesia ini, yang akan terus berlangsung selama NU berdiri. Rencananya dana tak terbatas tersebut akan digunakan oleh NU untuk membiayai kegiatan civil society mereka. Seperti diketahui, NU dengan beragam underbouw-nya telah lama bergiat dalam bidang kesetaraan gender, demokrasi, pengentasan kemiskinan, multikulturalisme, serta menjaga hubungan baik antar ummat beragama.
Kyai Said menuduh situs-situs Islam mengajarkan terorisme. (http://harapan-putra.blogspot.com/2011/10/nahdhatul-ulama-telah-dirusak-oleh.html)
47. Kyai Said mengikuti ucapan Gus Dur mengatakan; “Anta ‘aduwullah Wahabi.” (Wahabi, kamu musuh Allah). Artinya Gus Dur telah mengkafirkan umat Islam lainnya. (http://nahimunkar.com/1782/aqil-siradj-tirukan-gus-dur-anta-%E2%80%98aduwullah-wahabi/)
Demikian sedikit catatan terkait sepak terjang Kyai Said yang dapat kami himpun. Mungkin masih banyak catatan lain yang tidak kami ketahui. Catatan ini disusun tidak dalam rangka membuka aib seseorang,  namun kesalahan seorang tokoh wajib dibuka ke publik agar umat selamat tidak mengikuti ucapan dan sepak terjangnya yang keliru itu. setidaknya ini dapat menjadi pegangan untuk kita semua menyikapi musibah terbesar yakni fenomena ulama yang berbicara tanpa ilmu.
Kami sarankan juga ikhwah meluangkan waktu untuk menelaah tulisan yang sangat bagus dihttp://www.firanda.com/index.php/artikel/bantahan/221-nasehat-dr-said-aqiel-siradj-ma-untuk-ketua-pbnu-kiyai-haji-said-aqiel-siradj. Wallahu a’lamu bis-shawaab.
Rabu, 14 Dec 2011 (voaislam.com)
***
Saran di akhir tulisan dengan menunjuk tulisan yang disebut sangat bagus itu dapat pula diakses di nahimunkar.com, dengan judul Said Aqiel Siradj “Periode Makkah” dan “Periode Bank Dunia”, 10 December 2011  http://nahimunkar.com/9956/said-aqiel-siradj-%E2%80%9Cperiode-makkah%E2%80%9D-dan-%E2%80%9Cperiode-bank-dunia%E2%80%9D/
(nahimunkar.com)

0 komentar:

Agenda Harian

Semoga kita senantiasa terpacu untuk mengukir prestasi amal yang akan memperberat timbangan kebaikan di yaumil akhir, berikut rangkaian yang bisa dilakukan

1. Agenda pada sepertiga malam akhir

a. Menunaikan shalat tahajjud dengan memanjangkan waktu pada saat ruku’ dan sujud di dalamnya,

b. Menunaikan shalat witir

c. Duduk untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah hingga azan subuh

Rasulullah saw bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

“Sesungguhnya Allah SWT selalu turun pada setiap malam menuju langit dunia saat 1/3 malam terakhir, dan Dia berkata: “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, dan barangsiapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku berikan, dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni”. (HR. Bukhari Muslim)


2. Agenda Setelah Terbit Fajar

a. Menjawab seruan azan untuk shalat subuh

” الَّلهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِي وَعَدْتَهُ “

“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini, shalat yang telah dikumandangkan, berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah dan karunia, dan bangkitkanlah dia pada tempat yang terpuji seperti yang telah Engkau janjikan. (Ditashih oleh Al-Albani)

b. Menunaikan shalat sunnah fajar di rumah dua rakaat

Rasulullah saw bersabda:

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا

“Dua rakaat sunnah fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya”. (Muslim)

وَ قَدْ قَرَأَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فِي رَكْعَتَي الْفَجْرِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُوْنَ وَقُلْ هُوَ اللهُ أَحَدَ

“Nabi saw pada dua rakaat sunnah fajar membaca surat “Qul ya ayyuhal kafirun” dan “Qul huwallahu ahad”.

c. Menunaikan shalat subuh berjamaah di masjid –khususnya- bagi laki-laki.

Rasulullah saw bersabda:

وَلَوْ يَعْلَمُوْنَ مَا فِي الْعَتْمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا

“Sekiranya manusia tahu apa yang ada dalam kegelapan dan subuh maka mereka akan mendatanginya walau dalam keadaan tergopoh-gopoh” (Muttafaqun alaih)

بَشِّرِ الْمَشَّائِيْنَ فِي الظّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّوْرِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Berikanlah kabar gembira kepada para pejalan di kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat”. (Tirmidzi dan ibnu Majah)

d. Menyibukkan diri dengan doa, dzikir atau tilawah Al-Quran hingga waktu iqamat shalat

Rasulullah saw bersabda:

الدُّعَاءُ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ

“Doa antara adzan dan iqamat tidak akan ditolak” (Ahmad dan Tirmidzi dan Abu Daud)

e. Duduk di masjid bagi laki-laki /mushalla bagi wanita untuk berdzikir dan membaca dzikir waktu pagi

Dalam hadits nabi disebutkan:

كَانَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إَذَا صَلَّى الْفَجْرَ تَرَبَّعَ فِي مَجْلِسِهِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ الْحَسَنَاءُ

” Nabi saw jika selesai shalat fajar duduk di tempat duduknya hingga terbit matahari yang ke kuning-kuningan”. (Muslim)

Agenda prioritas

Membaca Al-Quran.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya waktu fajar itu disaksikan (malaikat). (Al-Isra : 78) Dan memiliki komitmen sesuai kemampuannya untuk selalu:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah lebih banyak dari itu semua, maka akan menuai kebaikan berlimpah insya Allah.

3. Menunaikan shalat Dhuha walau hanya dua rakaat

Rasulullah saw bersabda:

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى

“Setiap ruas tulang tubuh manusia wajib dikeluarkan sedekahnya, setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah sedekah, menolong orang dengan membantunya menaiki kendaraan atau mengangkat kan barang ke atas kendaraannya adalah sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, tiap-tiap langkahmu untuk mengerjakan shalat adalah sedekah, dan membersihkan rintangan dari jalan adalah sedekah”. (Bukhari dan Muslim)

4. Berangkat kerja atau belajar dengan berharap karena Allah

Rasulullah saw bersabda:

مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمِلِ يَدِهِ، وَكَانَ دَاوُدُ لا يَأْكُلُ إِلا مِنْ عَمِلِ يَدِهِ

“Tidaklah seseorang memakan makanan, lebih baik dari yang didapat oleh tangannya sendiri, dan bahwa nabi Daud makan dari hasil tangannya sendiri”. (Bukhari)

Dalam hadits lainnya nabi juga bersabda:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang berjalan dalam rangka mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga”. (Muslim)

d. Menyibukkan diri dengan dzikir sepanjang hari

Allah berfirman :

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ketahuilah dengan berdzikir kepada Allah maka hati akan menjadi tenang” (Ra’ad : 28)

Rasulullah saw bersabda:

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللهَ أَنْ تَمُوْتَ ولسانُك رَطْبٌ من ذِكْرِ الله

“Sebaik-baik perbuatan kepada Allah adalah saat engkau mati sementara lidahmu basah dari berdzikir kepada Allah” (Thabrani dan Ibnu Hibban) .

5. Agenda saat shalat Zhuhur

a. Menjawab azan untuk shalat Zhuhur, lalu menunaikan shalat Zhuhur berjamaah di Masjid khususnya bagi laki-laki

b. Menunaikan sunnah rawatib sebelum Zhuhur 4 rakaat dan 2 rakaat setelah Zhuhur

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang shalat 12 rakaat pada siang dan malam hari maka Allah akan membangunkan baginya dengannya rumah di surga”. (Muslim).

6. Agenda saat dan setelah shalat Ashar

a. Menjawab azan untuk shalat Ashar, kemudian dilanjutkan dengan menunaikan shalat Ashar secara berjamaah di masjid

b. Mendengarkan nasihat di masjid (jika ada)

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لا يُرِيدُ إِلا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ

“Barangsiapa yang pergi ke masjid tidak menginginkan yang lain kecuali belajar kebaikan atau mengajarkannya, maka baginya ganjaran haji secara sempurna”. (Thabrani – hasan shahih)

c. Istirahat sejenak dengan niat yang karena Allah

Rasulullah saw bersabda:

وَإِنَّ لِبَدَنِكَ عَلَيْكَ حَقٌّ

“Sesungguhnya bagi setiap tubuh atasmu ada haknya”.

Agenda prioritas:

Membaca Al-Quran dan berkomitmen semampunya untuk:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan, maka akan menuai kebaikan yang berlimpah insya Allah.

7. Agenda sebelum Maghrib

a. Memperhatikan urusan rumah tangga – melakukan mudzakarah – Menghafal Al-Quran

b. Mendengarkan ceramah, nasihat, khutbah, untaian hikmah atau dakwah melalui media

c. Menyibukkan diri dengan doa

Rasulullah saw bersabda:

الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ

“Doa adalah ibadah”

8. Agenda setelah terbenam matahari

a. Menjawab azan untuk shalat Maghrib

b. Menunaikan shalat Maghrib secara berjamaah di masjid (khususnya bagi laki-laki)

c. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Maghrib – 2 rakaat

d. Membaca dzikir sore

e. Mempersiapkan diri untuk shalat Isya lalu melangkahkan kaki menuju masjid

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً

“Barangsiapa yang bersuci/berwudhu kemudian berjalan menuju salah satu dari rumah-rumah Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban dari kewajiban Allah, maka langkah-langkahnya akan menggugurkan kesalahan dan yang lainnya mengangkat derajatnya”. (Muslim)

9. Agenda pada waktu shalat Isya

a. Menjawab azan untuk shalat Isya kemudian menunaikan shalat Isya secara jamaah di masjid

b. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Isya – 2 rakaat

c. Duduk bersama keluarga/melakukan silaturahim

d. Mendengarkan ceramah, nasihat dan untaian hikmah di Masjid

e. Dakwah melalui media atau lainnya

f. Melakukan mudzakarah

g. Menghafal Al-Quran

Agenda prioritas

Membaca Al-Quran dengan berkomitmen sesuai dengan kemampuannya untuk:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan bacaan maka telah menuai kebaikan berlimpah insya Allah.


Apa yang kita jelaskan di sini merupakan contoh, sehingga tidak harus sama persis dengan yang kami sampaikan, kondisional tergantung masing-masing individu. Semoga ikhtiar ini bisa memandu kita untuk optimalisasi ibadah insya Allah. Allahu a’lam

Jazaakillah

Sedikit revisi dari : http://www.al-ikhwan.net/agenda-harian-ramadhan-menuju-bahagia-di-bulan-ramadhan-2989/

Isi Blog

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.