![[Tanya Jawab] Aku Kecewa pada Seseorang [Tanya Jawab] Aku Kecewa pada Seseorang](http://cintasunnah.com/wp-content/uploads/et_temp/aku-kecewa-padamu-11296_572x187.jpg)
[Tanya Jawab] Aku Kecewa pada Seseorang
Pertanyaan:
Assalamu’alaykum. Baraakallaah fiikum Ustadz, kl kita mersa kecewa sama seseorang pikiran kita jadi tertuju kepada orng tersebut. Bagaiman cara untuk menghilangkannya dan apakah perbuatan tersebut termasuk dosa, meskipun kita tidak.berbuat apa2 hanya teringat terus dengan.kejadiannya.
Mohon.penjelasannya.
Jazakallah khairan katsiraan
Mohon.penjelasannya.
Jazakallah khairan katsiraan
Ummu Athiyah
Jawaban:
Kekecewaan sulit dihindari, namun hati tetap berharap pahala dan bertawakkal kepada Sang Pencipta. Imam Ahmad bin Hanbal pernah berkata, “Kami mendapati sebaik-baiknya kehidupan adalah dengan tajahul (acuh).” Maksud beliau adalah acuh terhadap sikap-sikap manusia yang membuat kita lalai dari mencari keridlaan Allah.
Bukankah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
Bukankah Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
وَإِنِ امْرُؤٌ شَتَمَكَ ، فَعَيَّرَكَ بِأَمْرٍ يَعْلَمُهُ مِنْكَ ، فَلاَ تُعَيِّرْهُ بِأَمْرٍ تَعْلَمُهُ مِنْهُ ، فَإِنَّهُ يَكُونُ وَبَالُ ذَلِكَ عَلَيْهِ ، وَأَجْرُهُ لَكَ
“Jika ada seseorang mencacimu dengan aib yang ada pada dirimu, maka janganlah kamu balas mencacinya dengan aib yang ada pada dirinya. Biarlah dosanya dia yang menanggung, sedangkan kamu mendapat pahala.” (H.r. Ath Thabrani dan dishahihkan oleh Syaikh Al Bani).
0 komentar:
Posting Komentar