Mendekati Malam lailatul Qadar, yaitu 10 malam terakhir di bulan Ramadhan ini. Sudah selayaknya kita harus meningkatkan amal ibadah kita bagi yg ingin melihat sepercik keindahan surga di dunia ini. Sholat harus lebih khusyu, sodakoh di tambah, dzikir lebih di perbanyak, sholat sunnah di kerjakan, dan tarawih jangan di tinggalkan.
Penulis mau memberi atau menceritakan kepada kawan-kawan seumuran dan kepada senior-senior tentang fenomena yg suka berulang ditiap tahunya, yaitu shalat sunnah Tarawih yg makin hari makin "Maju saja" . Maju dalam artian lain bisa menjadi bagus karena ada perubahan. Tapi maju disini bukan maju yg bagus tadi malahan lebih-lebih kepada kata "Maju-nya Mundur". Hehehe, boleh donk penuliss ketawa.
Memang kenyataan yg lazim di temui di sebagian mesjid di indonesia (tetapi sebagian nya lagi semakin banyak yg tarawih) bahwa semakin 'tua' usia ramadhan, semakin maju juga jemaah tarawih nya. Maksudnya 'maju' itu makin sedikit gitu loh. Bukan maju-maju terus nabrak tembok.
Emang bener kan, awalnya di mesjid saya ada sekitar 6-7 shaf, lama-kelamaan ya itung lah 6 hari puasa sudah tinggal 3 shaf. Jadi, kemana yg 4 shaf lagi? Yg jelas kalo saya di tanya tentang itu cuma geleng-geleng ngga tahu, tapi bukan geleng-geleng teler.
Yg lebih mengesankan lagi, dari 3 shaf itu kalo di satukan semua atau dijajarkan paling banyak cuma dapet 1.5 shaf orang dewasa. Sisanya kemana? Ya tentu anak kecil, mereka juga harus di beri apresiasi karena sudah mau ke mesjid walaupun ngga ikutan shalat tarawih.
Jadi, di bulan ramadhan ini kita mendapat sebuah rumus teori yaitu : "semakin lama kita berpuasa, maka makin sedikit juga yg ikutan tarawih". Rumus tadi di prakarsai oleh einstein sunda, hahaha. Maaf-maaf cuma bercanda.
So, ayo kawan. Kita tingkatkan ibadah kita menjelang malam lailatul qadar, malam seribu bulan dan malam paling penuh berkah dari semua malam. Malam dimana amal ibadah kita di ganjar berlipat tak terhingga. Daripada maen ps atau maen symbian, lebih baik maen alquran. Symbianya simpan dulu.
note : main alquran maksudnya di baca. Cuma kiasan.

0 komentar:
Posting Komentar