Seorang ahli hikmah berkata "Adakalanya kesalahan menjadikan sesaorang itu memperbaiki diri. Tidak pernah bersalah itu.. boleh mendatangkan sombong diri.. oleh karena itu tidakkah beruntung mencoba biarpun terpaksa berbuat salah daripada pasrah yang tidak menentu".

Kebahagian tertunda yang dibayar dengan pengorbanan selalunya terasa manis. Tidak ada satupun di dunia ini hasil karya sendiri. Anda mencapai tujuan anda tentuya berkat bantuan orang lain.

Nabi s.a.w. bersabda "Seutama utama perjuangan sesaorang terhadap dirinya sendiri dan hawa nafsunya".

Kata pemikir Islam "Antara sifat munafik itu ialah menganggap nasehat orang sebagai sindiran padanya sebab itu tidak di terimanya".

Ulama' mursyid berkata- "Buah akal ialah ilmu pengetahuan.. buah jiwa ialah iman buah fisikal ialah kemajuan.. alangkah indahnya kalau ketiga tiga anggota ini melahirkan buah dalam kehidupan".

Istimewa jiwa pengasih Rasulullah s.a.w. bersabda "Setia hati yang pengasih mendapat pahala.. obat untuk hati yang terluka ialah iman yang kuat".

Saling mencintai Rasulullah s.a.w. bersabda "Perumpamaan orang mukmin dalam hal saling mencintai, saling mengasihi dan saling menyayang bagaikan satu tubuh. Apabila salah satu anggota tubuh terasa sakit maka seluruh tubuh akan merasa sakit, tidak dapat tidur dan terasa demam".

Nabi s.a.w. bersabda "Jagalah dirimu dari api neraka meskipun dengan sedekah separuh dari sebiji kurma, jika tidak dapat maka sepatah kata yang baik".

Seorang hamba Allah berkata- "Ibadat itu laksana perniagaan. Adapun kedainya adalah khalwat {bersunyi sunyian),modalnya taqwa sedangkan keuntungannya adalah syurga".

Segalanya dari syahwat, Rasulullah s.a.w. bersabda "Hak itu berat dan pahit sedangkan batil itu ringan dan manis. Adakalanya suatu syahwat menyebabkan dukacita yang abadi".

Kalau hati itu bersih, saorang ulamak berkata "Pandangan mata selalu menipu, pandangan akal selalu tersalah, pandangan nafsu selalu melulu dan pandangan hati lah yang hakiki, kalau hati itu bersih".

Wanita syurga bercahaya, Rasulullah s.a.w. bersabda- "Kalau seandainya seorang wanita itu penghuni syurga datang ke bumi, niscaya akan memancarkan cahaya terang benderang".

Pohon syurga, Rasulullah s.a.w bersabda "Sesungguhnya di dalam syurga ada sebatang pohon dimana orang berkenderaan berjalan dibawah naungannya selama satu tahun belum sampai melepasinya".

Seorang soleh berkata "Barangsiapa tidak ada ilmu dan brangsiapa tidak ada agama dan barangsiapa tidak ada sifat wara' bererti dia tidak dekat dengan Tuhannya".

Sejahat jahat musuh, Rasulullah s.a.w. bersabda "Sejahat jahat musuh engkau adalah nafsu yang berada antara dua rusuk engkau".

Balaslah jasa orang, Rasulullah s.a.w. bersabda "Siapa menghulurkan kepadamu suatu kebaktian maka balasilah dia, jika kamu tiada apa apa balasan ..maka hendaklah kamu doakan kepadanya".

Kematian kekasih, Rasulullah s.a.w. bersabda "Tidak ada balasan bagi hambaku yang mukmin jika ana ambil kekasihnya (mematikan orang yang dikasihinya dari ahli dunia) kemudian dia sabar melainkan syurga".

Tegas demi kebenaran, Nabi s.a.w. bersabda "Janganlah sekali kali wibawa manusia itu melarang seseorang untuk mengatakan yang hak apabila dia telah mengetahuinya atau menyaksikannya atau mendengarnya".

Istimewa shalat malam, Nabi s.a.w. bersabda "Biasakanlah shalat malam sebab ia kebiasaan orang solihin yang sebelum kamu dan mendekatkan kamu kepada Allah dan mencegah kamu dari dosa dan menebus dosa dosa dan mengusir penyakit dari badan".

Kau kira kau bijak, seorang soleh mengingatkan "Kau kira bijakkah mendapat semua ilmu dunia, padahal kau lah yang paling bodoh kerana tidak tahu ilmu akhirat".

Manisnya iman, seorang ulama' berkata- "Orang yang mengenal Allah dengan ilmu seperti seorang yang mengenal gula tetapi belum merasainya.. orang yang mengenal Allah dengan hati seperti orang yang merasai gula dan sering merasa kemanisannya".

Amalan Islam terbaik, seorang lelaki bertanya- "Manakah amalan Islam yang terbaik?? Nabi s.a.w. menjawab "Memberikan makanan, mengucap salam baik kepada orang orang yang dikenal maupun kepada orang yang tidak dikenal".

Kejelitaan akan pudar, seorang ulama' berkata "Kemudaan akan hilang, kecantikan akan pudar, kekuatan akan lemah, tua akan datang, kematian pun meragut secara tiba tiba. Jadi mengapa lupakan Tuhan??".

Mata yang beku, Rasulullah bersabda "Ada empat perkara yang membawa celak yaitu mata yang beku{tak sudi mengeluarkan air mata) kesat hati, panjang angan angan dan tergoda oleh dunia".

Jika engkau maukan kemesraan, seorang bijak pandai Islam berkata "Jika engkau maukan kemesraan dengan Allah, maka engkau mesti garang terhadap dirimu sendiri, tidak mengikut segala nafsumu. Kalau engkau sudah merasakan manisnya berhubungan dengan Allah, tahulah engkau bagaimana pahitnya berpisah denganNYA".

Jangan banyak bicara, Rasulullah s.a.w. bersabda "Tinggalkan bicara berlebihan dan cukup bagimu perkataan apa yang telah dapat menyampaikan hajatmu".

Kata pemikir Islam "Gunung yang tinggi tidak boleh menakung air, tetapi lembah yang rendah boleh menjadi tasik yang saujana luasnya.. artinya orang yang meninggi diri tidak jatuh hati orang kepadanya.. sebaliknya orang yang merendah diri dapat meminta meminta hati orang tanpa bersusah payah lagi".

Belajar dengan buku, seorang ulama berkata "Orang yang belajar dengan kehidupan mendapat pengalaman, orang yang belajar dengan buku dan guru mendapat ilmu".

Fikiran bak mutiara, seorang ulama berkata "Berfikir taraf tinggi itu ialah berfikir yang dipimpin oleh jiwa, hasilnya fikirannya bak mutiara".

Istimewa diam, Nabi s.a.w. bersabda "Kawan yang baik lebih baik dari duduk sendiri dan duduk sendirian lebih baik dari kawan yang jahat dan mengutarakan kebaikkan lebih baik dari diam dan diam lebih baik dari berkata tidak baik".

Jika Allah kasih,Rasulullah s.a.w. bersabda "Sesungguhnya jika Allah berkehendak kebaikkan terhadap hambanya maka dijadikan dosa dosa terbayang diruang mata hambanya dan jika menghendaki binasanya maka dilupakan akan dosa dosanya".

Jangan kau lihat kecilnya dosa tetapi perhatikan kepada siapa engkau berdosa itu.

Berkasih sayang "Kamu lihat orang yang beriman itu dalam saling kasih mengasihi, saling cinta menyintai dan saling tolong menolong seperti sebatang tubuh. Kalau salah satu anggota terkena penyakit, seluruh batang tubuh ikut menderita tidak dapat tidur dan menderita panas".

Dengan sikap yang ramah segala urusan menjadi mudah dan indah.

Kata kata hikmah "Kemenangan diperolehi dengan berfikir secara mendalam dan benar. Fikiran benar ialah dengan menyimpan sebaik baik segala rahsia".

Ambillah hikmah dimanapun ia berada. Adakalanya hikmah bersemayam dihati sesaorang munafik namun ia akan gelisah dan tak akan berdiam diri hingga berhasil keluar dan bergabung dengan kawan kawannya didalam dada si mukmin".

Kita dapat mengubati penyakit fisik dengan obat obatan, satu satunya obat untuk kesepian keputus asaan dan hilangnya harapan adalah kasih. Banyak didunia ini yang mati kerana kurang makan tapi lebih banyak yang mati kerana haus kasih sayang.

"Kegalan hanyalah kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih aktif"

"Perbuatan yang ingin kau alami janganlah kau lakukan kepada orang lain"

"Jangan ada diantara kamu memperlakukan saudaranya dengan cara yang ia sendiri tidak ingin mengalami".

Kesabaran ada dua macam, Sabar atas sesuatu yang tidak kau ingini dan kesabaran menahan diri dari sesuatu yang kau ingini.

Lidah orang berakal berada dibelakang hatinya dan hati orang bodoh berada dibelakang lidahnya.

Bila kau berniat memutuskan hubungan dengan seorang kawan, tinggalkan kepadanya kenangan manis dirimu yang kelak akan membuka jalan kembali kepadamu di suatu saat jika sewaktu waktu ia ingin menjalin lagi hubungan denganmu.

Barang siapa yang menempatkan dirinya di tempat tempat yang mencurigakan.. janganlah ia menyalahkan orang lain yang berburuk sangka kepadanya.

Kesusahan dalam hidup ini laksana musim dingin, basah dan lembab tidak
disukai olih manusia dan haiwan tetapi sesudah musim sejuk tumbuh pula, bunga bunga yang harum dan buah yang subur.

Adakalanya dalam hidup ini kita terpaksa berkorban untuk membahagiakan orang lain, bulan takkan menyinarkan cahayanya di malam hari jika ianya tidak membakar dirinya di siang hari.

Curahkan sedikit kebaikkan dan pasti kita akan merasakan nikmatnya.

Ketika iman sudah menghias hati dan kelazatannya mula dikecapi semua ujian dan tribulasi tidak akan menggugat diri. Kesuyian, kesedihan dan kekecewaan akan berganti dengan keyakinan dan kesykuran kerana merasakan bahawa Allah masih sayangkannya.

Keikhlasan mempunyai kilauan dan sinar, meskipun ribuan mata tidak melihatnya

0 komentar:

Agenda Harian

Semoga kita senantiasa terpacu untuk mengukir prestasi amal yang akan memperberat timbangan kebaikan di yaumil akhir, berikut rangkaian yang bisa dilakukan

1. Agenda pada sepertiga malam akhir

a. Menunaikan shalat tahajjud dengan memanjangkan waktu pada saat ruku’ dan sujud di dalamnya,

b. Menunaikan shalat witir

c. Duduk untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah hingga azan subuh

Rasulullah saw bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

“Sesungguhnya Allah SWT selalu turun pada setiap malam menuju langit dunia saat 1/3 malam terakhir, dan Dia berkata: “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, dan barangsiapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku berikan, dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni”. (HR. Bukhari Muslim)


2. Agenda Setelah Terbit Fajar

a. Menjawab seruan azan untuk shalat subuh

” الَّلهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِي وَعَدْتَهُ “

“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini, shalat yang telah dikumandangkan, berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah dan karunia, dan bangkitkanlah dia pada tempat yang terpuji seperti yang telah Engkau janjikan. (Ditashih oleh Al-Albani)

b. Menunaikan shalat sunnah fajar di rumah dua rakaat

Rasulullah saw bersabda:

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا

“Dua rakaat sunnah fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya”. (Muslim)

وَ قَدْ قَرَأَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فِي رَكْعَتَي الْفَجْرِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُوْنَ وَقُلْ هُوَ اللهُ أَحَدَ

“Nabi saw pada dua rakaat sunnah fajar membaca surat “Qul ya ayyuhal kafirun” dan “Qul huwallahu ahad”.

c. Menunaikan shalat subuh berjamaah di masjid –khususnya- bagi laki-laki.

Rasulullah saw bersabda:

وَلَوْ يَعْلَمُوْنَ مَا فِي الْعَتْمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا

“Sekiranya manusia tahu apa yang ada dalam kegelapan dan subuh maka mereka akan mendatanginya walau dalam keadaan tergopoh-gopoh” (Muttafaqun alaih)

بَشِّرِ الْمَشَّائِيْنَ فِي الظّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّوْرِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Berikanlah kabar gembira kepada para pejalan di kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat”. (Tirmidzi dan ibnu Majah)

d. Menyibukkan diri dengan doa, dzikir atau tilawah Al-Quran hingga waktu iqamat shalat

Rasulullah saw bersabda:

الدُّعَاءُ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ

“Doa antara adzan dan iqamat tidak akan ditolak” (Ahmad dan Tirmidzi dan Abu Daud)

e. Duduk di masjid bagi laki-laki /mushalla bagi wanita untuk berdzikir dan membaca dzikir waktu pagi

Dalam hadits nabi disebutkan:

كَانَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إَذَا صَلَّى الْفَجْرَ تَرَبَّعَ فِي مَجْلِسِهِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ الْحَسَنَاءُ

” Nabi saw jika selesai shalat fajar duduk di tempat duduknya hingga terbit matahari yang ke kuning-kuningan”. (Muslim)

Agenda prioritas

Membaca Al-Quran.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya waktu fajar itu disaksikan (malaikat). (Al-Isra : 78) Dan memiliki komitmen sesuai kemampuannya untuk selalu:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah lebih banyak dari itu semua, maka akan menuai kebaikan berlimpah insya Allah.

3. Menunaikan shalat Dhuha walau hanya dua rakaat

Rasulullah saw bersabda:

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى

“Setiap ruas tulang tubuh manusia wajib dikeluarkan sedekahnya, setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah sedekah, menolong orang dengan membantunya menaiki kendaraan atau mengangkat kan barang ke atas kendaraannya adalah sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, tiap-tiap langkahmu untuk mengerjakan shalat adalah sedekah, dan membersihkan rintangan dari jalan adalah sedekah”. (Bukhari dan Muslim)

4. Berangkat kerja atau belajar dengan berharap karena Allah

Rasulullah saw bersabda:

مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمِلِ يَدِهِ، وَكَانَ دَاوُدُ لا يَأْكُلُ إِلا مِنْ عَمِلِ يَدِهِ

“Tidaklah seseorang memakan makanan, lebih baik dari yang didapat oleh tangannya sendiri, dan bahwa nabi Daud makan dari hasil tangannya sendiri”. (Bukhari)

Dalam hadits lainnya nabi juga bersabda:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang berjalan dalam rangka mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga”. (Muslim)

d. Menyibukkan diri dengan dzikir sepanjang hari

Allah berfirman :

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ketahuilah dengan berdzikir kepada Allah maka hati akan menjadi tenang” (Ra’ad : 28)

Rasulullah saw bersabda:

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللهَ أَنْ تَمُوْتَ ولسانُك رَطْبٌ من ذِكْرِ الله

“Sebaik-baik perbuatan kepada Allah adalah saat engkau mati sementara lidahmu basah dari berdzikir kepada Allah” (Thabrani dan Ibnu Hibban) .

5. Agenda saat shalat Zhuhur

a. Menjawab azan untuk shalat Zhuhur, lalu menunaikan shalat Zhuhur berjamaah di Masjid khususnya bagi laki-laki

b. Menunaikan sunnah rawatib sebelum Zhuhur 4 rakaat dan 2 rakaat setelah Zhuhur

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang shalat 12 rakaat pada siang dan malam hari maka Allah akan membangunkan baginya dengannya rumah di surga”. (Muslim).

6. Agenda saat dan setelah shalat Ashar

a. Menjawab azan untuk shalat Ashar, kemudian dilanjutkan dengan menunaikan shalat Ashar secara berjamaah di masjid

b. Mendengarkan nasihat di masjid (jika ada)

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لا يُرِيدُ إِلا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ

“Barangsiapa yang pergi ke masjid tidak menginginkan yang lain kecuali belajar kebaikan atau mengajarkannya, maka baginya ganjaran haji secara sempurna”. (Thabrani – hasan shahih)

c. Istirahat sejenak dengan niat yang karena Allah

Rasulullah saw bersabda:

وَإِنَّ لِبَدَنِكَ عَلَيْكَ حَقٌّ

“Sesungguhnya bagi setiap tubuh atasmu ada haknya”.

Agenda prioritas:

Membaca Al-Quran dan berkomitmen semampunya untuk:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan, maka akan menuai kebaikan yang berlimpah insya Allah.

7. Agenda sebelum Maghrib

a. Memperhatikan urusan rumah tangga – melakukan mudzakarah – Menghafal Al-Quran

b. Mendengarkan ceramah, nasihat, khutbah, untaian hikmah atau dakwah melalui media

c. Menyibukkan diri dengan doa

Rasulullah saw bersabda:

الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ

“Doa adalah ibadah”

8. Agenda setelah terbenam matahari

a. Menjawab azan untuk shalat Maghrib

b. Menunaikan shalat Maghrib secara berjamaah di masjid (khususnya bagi laki-laki)

c. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Maghrib – 2 rakaat

d. Membaca dzikir sore

e. Mempersiapkan diri untuk shalat Isya lalu melangkahkan kaki menuju masjid

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً

“Barangsiapa yang bersuci/berwudhu kemudian berjalan menuju salah satu dari rumah-rumah Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban dari kewajiban Allah, maka langkah-langkahnya akan menggugurkan kesalahan dan yang lainnya mengangkat derajatnya”. (Muslim)

9. Agenda pada waktu shalat Isya

a. Menjawab azan untuk shalat Isya kemudian menunaikan shalat Isya secara jamaah di masjid

b. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Isya – 2 rakaat

c. Duduk bersama keluarga/melakukan silaturahim

d. Mendengarkan ceramah, nasihat dan untaian hikmah di Masjid

e. Dakwah melalui media atau lainnya

f. Melakukan mudzakarah

g. Menghafal Al-Quran

Agenda prioritas

Membaca Al-Quran dengan berkomitmen sesuai dengan kemampuannya untuk:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan bacaan maka telah menuai kebaikan berlimpah insya Allah.


Apa yang kita jelaskan di sini merupakan contoh, sehingga tidak harus sama persis dengan yang kami sampaikan, kondisional tergantung masing-masing individu. Semoga ikhtiar ini bisa memandu kita untuk optimalisasi ibadah insya Allah. Allahu a’lam

Jazaakillah

Sedikit revisi dari : http://www.al-ikhwan.net/agenda-harian-ramadhan-menuju-bahagia-di-bulan-ramadhan-2989/

Isi Blog

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.