1. Hendaknya beristikharah kepada Allah dalam perjalanannya: dari sahabat Jabir t telah berkata: “Suatu hari Nabi r telah mengajari kami dalam segala perkara seperti halnya beliau mengajari kami ayat dari Al-Qur’an”. Beliau r bersabda: (( Jika seorang dari kalian menghendaki suatu perkara maka rukuklah dua rakaat (shalat) diluar shalat fardhu kemudian berdoalah (doa istikharah). Maka tak ada penghalang bagi siapapun untuk meminta petunjuk kepada Sang Pencipta SWT dalam semua perkaranya, sesungguhnya orang tersebut tidak mengetahui dimana letaknya kebaikan, dengan beristikharah dia dapat menyerahkan segala perkaranya kepada Rabbnya SWT )).

2. Bertaubat kepada Allah U dari segala bentuk kemaksiatan, menolak untuk berbuat kedzaliman, membayar utang, mencukupi nafkah bagi siapa yang berhak dinafkahi, tidak mengambil apapun kecuali yang halal dan baik, mengambil sesuatu secukupnya dan memberikan kesempatan kepada yang lainnya, kemudian yang termasuk dalam adab bepergian adalah menampakkan akhlak dan perkataan yang mulia, menyantuni dengan makanan kepada sesama dan lain sebagainya.

3. Memohon restu kedua orang tua, ini merupakan hal yang dibolehkan dan hukumnya mustahab (sunnah) berkenaan dengan dilarangnya bepergian kecuali seizin keduanya. Hendaknya seorang isteri meminta izin kepada suaminya.

4. Hendaknya memilih teman yang baik dalam perjalanan, Allah U berfirman dalam surat Al-Kahfi ayat 28 :

}وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَـعَ الَّذِيْنَ يَدْعُـوْنَ رَبَّهُمْ بِالغَدَاةِ وَ العَشِـيِّ يُرِيْدُونَ وَجْهَـهُ وَ لا تَعْدُ عَيْـنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيْدُ زِيْنَـةَ الحَيَـاةِ الدُّنْيَـا وَ لا تُطِـعْ مَنْ أَغْفَلْـنَا قَلْبَـهُ عَنْ ذِكْرِنَـا وَاتَّبِـعَ هَـوَاهُ وَكَـانَ أَمْـرُهُ فُرُطًـا{

Artinya : {Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi hari dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya ; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini ; dan janganlah kalian ikuti yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas}

5. Hendaknya bertiga atau lebih dalam bepergian, sebagaimana sabda Rasulullah r :

المُسَـافِرُ شَيْـطَانٌ وَ المُسَـافِـرَانِ شَيْـطَانَـانِ وَ الثَّلاثَـةُ رُكَـبٌ.

Artinya : (( Setiap musafir terdapat satu syaitan, dua musafir terdapat dua syaitan, dan tiga adalah jamaah )) H.R Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi dengan sanad yang shahih.

Kemudian sabdanya :

لَوْ يَعْلَـمُ النَّـاسَ مَا فِـي الوَحْـدَةِ مَا أَعْلَـمُ, مَا سَـارَ رَاكِبٌ بِلَيْـلً وَحْـدَهُ.

Artinya : (( Kalau saja orang tahu apa yang terdapat pada kesendirian, niscaya tidak seorang pengendarapun yang mau pergi sendiri pada malam hari )) H.R Bukhari.

6. Hendaknya membaca doa safar (bepergian) ketika pergi dan pulangnya. Karena terdapat kebaikan yang melimpah dan kemudahan bagi para musafir, yaitu sebagaimana tercantum dalam hadits Ibnu Umar -radiyallahu ‘anhuma-.

7. Hendaknya melakukan perjalanan di malam hari jika memungkinkan baginya, sebagaimana yang terdapat pada hadits Anas t bahwasannya Nabi r telah bersabda :

الأَرْضُ تُطْـوَى بِاللَّيْـلِ.

Artinya : (( Bumi dikerutkan di malam hari )) H.R Abu Daud dengan sanad yang hasan.

8. Jika berhenti untuk tidur dan istirahat maka menepilah dari jalan. Sesuai sabda Rasulullah r kepada para musafir :

وَإِذَا عَرَّسْـتُمْ بِاللَّيْـلِ فَاجْتَنِبُـوا الطَّرِيْـق فَإِنَّـهَا مَأْوَى الهَـوَام بِاللَّيْـلِ.

Artinya : (( Dan jika kalian hendak menghentikan (perjalanan) di malam hari maka menepilah dari jalan, sesungguhnya itu adalah tempat kembalinya binatang buas pada malam hari )) H.R Muslim.

Dan jika sampai di tempat tinggal maka alangkah baiknya untuk membaca doa masuk rumah :

أَعُـوْذُ بِكَـلِمَاتِ اللهِ التَّـامَاتِ مِنْ شَـرِّ مَا خَلَـقَ.

Artinya : (( Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan segala makhluk )) H.R Muslim.

9. Hendaknya menjadikan diantara mereka seorang pemimpin sebagai penentu jika terjadi perbedaan pendapat di antara mereka. Sebagaimana sabda Nabi r :

إِذَا خَـرَجَ ثَلاثَـةٌ فِـي سَفَـرٍ فَلْيُـؤَمِّـرُوا أَحَدَهُـمْ.

Artinya : (( Jika tiga orang keluar untuk bepergian maka jadikanlah seorang pemimpin salah satu dari mereka )) H.R Abu Daud dengan sanad yang hasan.

10. Dan di sunnahkan untuk mempercepat kembali kepada keluarganya jika telah menuntaskan keperluannya dalam safarnya. Sebagaimana Nabi r telah bersabda :

السَّـفَرُ قِطْعَـةٌ مِنَ العَـذَابِ يَمْنَـعُ أَحَدُكُـمْ نَوْمَهُ وَطَعَـامَهُ وَشَـرَابَهُ فَإِذَا قَضَـى أَحَدُكُـمْ نَهْمَتَـهُ مِنْ وَجْهِـهِ فَلْيُعَجِّـلْ الرُّجُوْعَ إِلَـى أَهْلِـهِ.

Artinya : (( Safar adalah bagian dari suatu siksa, seseorang akan tertahan dari tidurnya, makannya, minumnya. Jika salah seorang diantara kalian telah menuntaskan keperluannya maka percepatlah kembali kepada keluarganya )) H.R Bukhari dan Muslim.

Jika telah kembali maka disunnahkan untuk memberi kabar kepada keluarganya tentang kepulangannya. www.aldakwah.org

0 komentar:

Agenda Harian

Semoga kita senantiasa terpacu untuk mengukir prestasi amal yang akan memperberat timbangan kebaikan di yaumil akhir, berikut rangkaian yang bisa dilakukan

1. Agenda pada sepertiga malam akhir

a. Menunaikan shalat tahajjud dengan memanjangkan waktu pada saat ruku’ dan sujud di dalamnya,

b. Menunaikan shalat witir

c. Duduk untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah hingga azan subuh

Rasulullah saw bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

“Sesungguhnya Allah SWT selalu turun pada setiap malam menuju langit dunia saat 1/3 malam terakhir, dan Dia berkata: “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, dan barangsiapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku berikan, dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni”. (HR. Bukhari Muslim)


2. Agenda Setelah Terbit Fajar

a. Menjawab seruan azan untuk shalat subuh

” الَّلهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِي وَعَدْتَهُ “

“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini, shalat yang telah dikumandangkan, berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah dan karunia, dan bangkitkanlah dia pada tempat yang terpuji seperti yang telah Engkau janjikan. (Ditashih oleh Al-Albani)

b. Menunaikan shalat sunnah fajar di rumah dua rakaat

Rasulullah saw bersabda:

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا

“Dua rakaat sunnah fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya”. (Muslim)

وَ قَدْ قَرَأَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فِي رَكْعَتَي الْفَجْرِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُوْنَ وَقُلْ هُوَ اللهُ أَحَدَ

“Nabi saw pada dua rakaat sunnah fajar membaca surat “Qul ya ayyuhal kafirun” dan “Qul huwallahu ahad”.

c. Menunaikan shalat subuh berjamaah di masjid –khususnya- bagi laki-laki.

Rasulullah saw bersabda:

وَلَوْ يَعْلَمُوْنَ مَا فِي الْعَتْمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا

“Sekiranya manusia tahu apa yang ada dalam kegelapan dan subuh maka mereka akan mendatanginya walau dalam keadaan tergopoh-gopoh” (Muttafaqun alaih)

بَشِّرِ الْمَشَّائِيْنَ فِي الظّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّوْرِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Berikanlah kabar gembira kepada para pejalan di kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat”. (Tirmidzi dan ibnu Majah)

d. Menyibukkan diri dengan doa, dzikir atau tilawah Al-Quran hingga waktu iqamat shalat

Rasulullah saw bersabda:

الدُّعَاءُ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ

“Doa antara adzan dan iqamat tidak akan ditolak” (Ahmad dan Tirmidzi dan Abu Daud)

e. Duduk di masjid bagi laki-laki /mushalla bagi wanita untuk berdzikir dan membaca dzikir waktu pagi

Dalam hadits nabi disebutkan:

كَانَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إَذَا صَلَّى الْفَجْرَ تَرَبَّعَ فِي مَجْلِسِهِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ الْحَسَنَاءُ

” Nabi saw jika selesai shalat fajar duduk di tempat duduknya hingga terbit matahari yang ke kuning-kuningan”. (Muslim)

Agenda prioritas

Membaca Al-Quran.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya waktu fajar itu disaksikan (malaikat). (Al-Isra : 78) Dan memiliki komitmen sesuai kemampuannya untuk selalu:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah lebih banyak dari itu semua, maka akan menuai kebaikan berlimpah insya Allah.

3. Menunaikan shalat Dhuha walau hanya dua rakaat

Rasulullah saw bersabda:

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى

“Setiap ruas tulang tubuh manusia wajib dikeluarkan sedekahnya, setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah sedekah, menolong orang dengan membantunya menaiki kendaraan atau mengangkat kan barang ke atas kendaraannya adalah sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, tiap-tiap langkahmu untuk mengerjakan shalat adalah sedekah, dan membersihkan rintangan dari jalan adalah sedekah”. (Bukhari dan Muslim)

4. Berangkat kerja atau belajar dengan berharap karena Allah

Rasulullah saw bersabda:

مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمِلِ يَدِهِ، وَكَانَ دَاوُدُ لا يَأْكُلُ إِلا مِنْ عَمِلِ يَدِهِ

“Tidaklah seseorang memakan makanan, lebih baik dari yang didapat oleh tangannya sendiri, dan bahwa nabi Daud makan dari hasil tangannya sendiri”. (Bukhari)

Dalam hadits lainnya nabi juga bersabda:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang berjalan dalam rangka mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga”. (Muslim)

d. Menyibukkan diri dengan dzikir sepanjang hari

Allah berfirman :

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ketahuilah dengan berdzikir kepada Allah maka hati akan menjadi tenang” (Ra’ad : 28)

Rasulullah saw bersabda:

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللهَ أَنْ تَمُوْتَ ولسانُك رَطْبٌ من ذِكْرِ الله

“Sebaik-baik perbuatan kepada Allah adalah saat engkau mati sementara lidahmu basah dari berdzikir kepada Allah” (Thabrani dan Ibnu Hibban) .

5. Agenda saat shalat Zhuhur

a. Menjawab azan untuk shalat Zhuhur, lalu menunaikan shalat Zhuhur berjamaah di Masjid khususnya bagi laki-laki

b. Menunaikan sunnah rawatib sebelum Zhuhur 4 rakaat dan 2 rakaat setelah Zhuhur

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang shalat 12 rakaat pada siang dan malam hari maka Allah akan membangunkan baginya dengannya rumah di surga”. (Muslim).

6. Agenda saat dan setelah shalat Ashar

a. Menjawab azan untuk shalat Ashar, kemudian dilanjutkan dengan menunaikan shalat Ashar secara berjamaah di masjid

b. Mendengarkan nasihat di masjid (jika ada)

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لا يُرِيدُ إِلا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ

“Barangsiapa yang pergi ke masjid tidak menginginkan yang lain kecuali belajar kebaikan atau mengajarkannya, maka baginya ganjaran haji secara sempurna”. (Thabrani – hasan shahih)

c. Istirahat sejenak dengan niat yang karena Allah

Rasulullah saw bersabda:

وَإِنَّ لِبَدَنِكَ عَلَيْكَ حَقٌّ

“Sesungguhnya bagi setiap tubuh atasmu ada haknya”.

Agenda prioritas:

Membaca Al-Quran dan berkomitmen semampunya untuk:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan, maka akan menuai kebaikan yang berlimpah insya Allah.

7. Agenda sebelum Maghrib

a. Memperhatikan urusan rumah tangga – melakukan mudzakarah – Menghafal Al-Quran

b. Mendengarkan ceramah, nasihat, khutbah, untaian hikmah atau dakwah melalui media

c. Menyibukkan diri dengan doa

Rasulullah saw bersabda:

الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ

“Doa adalah ibadah”

8. Agenda setelah terbenam matahari

a. Menjawab azan untuk shalat Maghrib

b. Menunaikan shalat Maghrib secara berjamaah di masjid (khususnya bagi laki-laki)

c. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Maghrib – 2 rakaat

d. Membaca dzikir sore

e. Mempersiapkan diri untuk shalat Isya lalu melangkahkan kaki menuju masjid

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً

“Barangsiapa yang bersuci/berwudhu kemudian berjalan menuju salah satu dari rumah-rumah Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban dari kewajiban Allah, maka langkah-langkahnya akan menggugurkan kesalahan dan yang lainnya mengangkat derajatnya”. (Muslim)

9. Agenda pada waktu shalat Isya

a. Menjawab azan untuk shalat Isya kemudian menunaikan shalat Isya secara jamaah di masjid

b. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Isya – 2 rakaat

c. Duduk bersama keluarga/melakukan silaturahim

d. Mendengarkan ceramah, nasihat dan untaian hikmah di Masjid

e. Dakwah melalui media atau lainnya

f. Melakukan mudzakarah

g. Menghafal Al-Quran

Agenda prioritas

Membaca Al-Quran dengan berkomitmen sesuai dengan kemampuannya untuk:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan bacaan maka telah menuai kebaikan berlimpah insya Allah.


Apa yang kita jelaskan di sini merupakan contoh, sehingga tidak harus sama persis dengan yang kami sampaikan, kondisional tergantung masing-masing individu. Semoga ikhtiar ini bisa memandu kita untuk optimalisasi ibadah insya Allah. Allahu a’lam

Jazaakillah

Sedikit revisi dari : http://www.al-ikhwan.net/agenda-harian-ramadhan-menuju-bahagia-di-bulan-ramadhan-2989/

Isi Blog

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.