Katagori : Warta Berita
Oleh : Redaksi 16 Apr 2008 - 11:00 pm


Penelitian: Pendeta dan Iman Kristen Terus Merosot di AS
imageKunjungan pemimpin Katolik Roma ke AS, "disambut" fakta penelitan terbaru. Dimana Warga AS makin tak beriman dan hanya sebagian kecil tahu Paus.

"Amerika adalah Kristen," begitu kata banyak orang. Setidaknya dapat dibuktikan dengan tulisan "In God We Trust" (Kami percaya kepada Tuhan) yang tertera dalam tiap helai mata uang Dollar Amerika. Tapi benarkah seperti itu? Nyatanya tidak. Penelitian menyebutkan, warga AS memang mengaku Kristen, tapi jarang ke gereja. Sebuah survai yang dilakukan oleh Pew Research Center for the People dan the Press and the Pew Forum on Religion and Public Life bulan ini menyebutkan banyak hal mengagetkan.

Diantaranya disebutkan, warga Katolik Amerika tak benar-benar tahu siapa pemimpin mereka, Paus Benedictus XVI. Hasil penelitian menyebutkan, tiga dari 10 warga AS mengatakan, mereka tidak cukup tahu siapa Paus Benedictus XVI. Sedangkan, delapan dari 10 orang mengatakan, mereka hanya pernah mendengar sedikit nama Paus.

image"Jika anda menghentikan rata-rata orang di jalan dan meminta pendapat mereka apa mereka mengenal Paus Benedict XVI, saya mencurigai mereka akan mengatakan pada anda, well, dia nampak lebik baik dibanding apa yang banyak dikatakan orang ketika dia dipilih," kata John Allen seorang koresponden Koran National Catholic, Vatikan.

Sebagaimana diketahui, 70 juta warga AS, atau sekitar seperempat penduduknya beragama Katolik. Namun dalam penelitian disebutkan, sebagian besar warga Katholik sudah tidak berurusan lagi dengan gereja. Yang mengagetkan, mereka menentang sejumlah norma yang ditetapkan Vatikan.

Rakyat AS percaya pada Tuhan (38%) di antaranya pergi ke gereja tiap hari Minggu. Namun, dari seluruh warga Katholik hanya 41% pergi ke gereja sedikitnya seminggu sekali.

Anehnya, Paus menerima kenyataan itu dan menganggapnya sebagai 'cara berpikir sederhana'. Meski demikian, gereja Katolik memandang 'kritis kenyataan" dimana banyak warga Katolik AS telah menjauhkan diri dari ajaran-ajaran Vatikan dan lebih memilih "American way of life", yaitu gaya hidup konsumerisme.

imagePebruari lalu, penelitian the Pew Forum on Religion and Public Life menunjukkan, 10% dari orang-orang lahir secara Katolik mengatakan mereka sudah tidak lagi Katolik. Penelitian juga menemukan, jumlah pendeta terus menurun selama beberapa dasawarsa.

Apalagi setelah tahun 2002 lalu, di mana Katolik sempat diguncang skandal pelecehan seks oleh kalangan pendeta di Boston yang sempat menjadi isu nasional di Negera itu.

Karenanya, R. Scott Appleby, profesor sejarah Katolik di Universitas Notre Dame, berpendapat, saat ini diperlukan kehadiran Paus untuk menyampaikan hal-hal yang baik, memberikan kesaksian hidup Amerika, paroki dan jabatan kependetaan serta usaha luar biasa untuk keadilan sosial.

Ia juga berharap agar Paus datang untuk menawarkan kekuatan, kharismatik, penyembuhan terhadap krisis pelecehan pada kaum awam. Pau juga perlu mendengar hal ini, bahwa pekerjaan dari Roh Kudus bersifat baik dan memberi hidup, ujarnya. [cha/tmd/utd, dari berbagai sumber/www.hidayatullah.com]

Puas didemo oleh kaum Gay (Arus Pelangi/di Indonesia)

Lihat Galerinya di Yahoo


Paus Mengaku Malu Skandal Seks Kalangan Gereja
imagePaus Benediktus XVI, mengaku malu atas berbagai skandal pelecehan seksual yang dilakukan para pemimpin gereja Katolik. Ia berjanji tak akan terjadi lagi. Bisa kah?

Paus Benediktus XVI, Selasa (15/4), mengatakan dirinya sangat malu atas skandal pelecehan seksual oleh sejumlah pemimpin agama yang terjadi dalam gereja Katolik.

Dia berjanji akan berusaha untuk memastikan bahwa pelecehan semacam itu tidak akan terjadi lagi dan para paedophilia tidak akan menjadi pendeta.

Benediktus menjawab pertanyaan wartawan di dalam pesawat khusus Alitalia saat dia berangkat dari Roma ke Washington untuk memulai kunjungan kepausan pertamanya ke Amerika Serikat. Dia juga mengatakan akan membicarakan masalah imigrasi saat bertemu dengan President Bush.

Paus Benediktus XVI tiba di AS untuk memulai rangkaian kunjungannya selama 6 hari. Berbagai permasalahan akan dibahas, dari citra buruk gereja Katolik AS akibat skandal seks hingga perang Iraq.

Sebelum bertolak ke AS, Paus sempat menyampaikan rasa penyesalannya atas pelecehan seks terhadap anak-anak yang dilakukan seorang pastur.

"Paedofilia sangat bertentangan dengan nilai agama. Lebih baik hanya ada sedikit pastur yang baik daripada memiliki yang banyak," ujar Paus, Selasa (15/4) kemarin.

Sebagai upaya memulihkan trauma anak-anak yang menjadi korban, Paus berjanji Gereja akan melakukan berbagai cara dan memastikan kejadian tu tidak terulang lagi.

Kedatangan Paus asal Jerman ini akan disambut langsung oleh Presiden George W Bush dan ibu negara Laura Bush di Pangkalan Udara Militer St Andrew di pinggiran kota Washinton. Sebelumnya tidak pernah ada kunjungan dari kepala negara manapun yang mendapat sambutan langsung dari seorang presiden AS di bandara.

Jamuan kenegaraan resmi akan dilakukan di Gedung Putih saat Paus merayakan hari lahirnya yang ke 81. Tembakan meriam sebanyak 21 kali akan menandai seremoni ini.

Agenda selanjutnya kedua pemimpin akan berbicara empat mata mengenai berbagai isu. Rencananya Paus juga akan mengunjungi bekas lokasi menara kembar WTC yang dibom. Sehari sebelumnya Paus akan menyapa 48 ribu warga Katolik AS di Yankee Stadion.

Sebagaimana dieketahui, sejak kasus pelecehan seksual pertama terbongkar pada tahun 2002, gereja Katholik Roma Amerika, telah membayar ganti rugi ratusan juta dolar. Gereja terguncang sejak mulai mengemuka berbagai pelecehan seks yang dilakukan para pendeta. [cha, berbagai sumber/www.hidayatullah.com]

Sex, Shame and the Catholic Church


5-4-07 Nearly 150 Roman Catholic clergymen in Ireland's biggest archdiocese have been linked to child sex abuse allegations over the past 67 years.

The statistics for Dublin archdiocese were released days before the opening of hearings into how the Church handled abuse claims.

Recommend books: The Changing Face of the Priesthood by Donald Cozzens, priest. Leading Catholic authority documents the immorality in Catholic seminaries. "An NBC reports celibacy in the church found that anywhere from 23 to 58 percent of the catholic clergy have a homosexual orientation. Other studies find that approximately half of American priests and ;are homosexually oriented." The Power and the Glory by Graham Green Written over 50 years ago and includes the priesthood of a Latino priest:...
http://www.bishop-accountability.org/accounts/


Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.

0 komentar:

Agenda Harian

Semoga kita senantiasa terpacu untuk mengukir prestasi amal yang akan memperberat timbangan kebaikan di yaumil akhir, berikut rangkaian yang bisa dilakukan

1. Agenda pada sepertiga malam akhir

a. Menunaikan shalat tahajjud dengan memanjangkan waktu pada saat ruku’ dan sujud di dalamnya,

b. Menunaikan shalat witir

c. Duduk untuk berdoa dan memohon ampun kepada Allah hingga azan subuh

Rasulullah saw bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرُ فَيَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

“Sesungguhnya Allah SWT selalu turun pada setiap malam menuju langit dunia saat 1/3 malam terakhir, dan Dia berkata: “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku maka akan Aku kabulkan, dan barangsiapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku berikan, dan barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni”. (HR. Bukhari Muslim)


2. Agenda Setelah Terbit Fajar

a. Menjawab seruan azan untuk shalat subuh

” الَّلهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِي وَعَدْتَهُ “

“Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini, shalat yang telah dikumandangkan, berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah dan karunia, dan bangkitkanlah dia pada tempat yang terpuji seperti yang telah Engkau janjikan. (Ditashih oleh Al-Albani)

b. Menunaikan shalat sunnah fajar di rumah dua rakaat

Rasulullah saw bersabda:

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا

“Dua rakaat sunnah fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya”. (Muslim)

وَ قَدْ قَرَأَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ فِي رَكْعَتَي الْفَجْرِ قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُوْنَ وَقُلْ هُوَ اللهُ أَحَدَ

“Nabi saw pada dua rakaat sunnah fajar membaca surat “Qul ya ayyuhal kafirun” dan “Qul huwallahu ahad”.

c. Menunaikan shalat subuh berjamaah di masjid –khususnya- bagi laki-laki.

Rasulullah saw bersabda:

وَلَوْ يَعْلَمُوْنَ مَا فِي الْعَتْمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا

“Sekiranya manusia tahu apa yang ada dalam kegelapan dan subuh maka mereka akan mendatanginya walau dalam keadaan tergopoh-gopoh” (Muttafaqun alaih)

بَشِّرِ الْمَشَّائِيْنَ فِي الظّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّوْرِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Berikanlah kabar gembira kepada para pejalan di kegelapan menuju masjid dengan cahaya yang sempurna pada hari kiamat”. (Tirmidzi dan ibnu Majah)

d. Menyibukkan diri dengan doa, dzikir atau tilawah Al-Quran hingga waktu iqamat shalat

Rasulullah saw bersabda:

الدُّعَاءُ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ

“Doa antara adzan dan iqamat tidak akan ditolak” (Ahmad dan Tirmidzi dan Abu Daud)

e. Duduk di masjid bagi laki-laki /mushalla bagi wanita untuk berdzikir dan membaca dzikir waktu pagi

Dalam hadits nabi disebutkan:

كَانَ النَّبِيُّ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إَذَا صَلَّى الْفَجْرَ تَرَبَّعَ فِي مَجْلِسِهِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ الْحَسَنَاءُ

” Nabi saw jika selesai shalat fajar duduk di tempat duduknya hingga terbit matahari yang ke kuning-kuningan”. (Muslim)

Agenda prioritas

Membaca Al-Quran.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya waktu fajar itu disaksikan (malaikat). (Al-Isra : 78) Dan memiliki komitmen sesuai kemampuannya untuk selalu:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah lebih banyak dari itu semua, maka akan menuai kebaikan berlimpah insya Allah.

3. Menunaikan shalat Dhuha walau hanya dua rakaat

Rasulullah saw bersabda:

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى

“Setiap ruas tulang tubuh manusia wajib dikeluarkan sedekahnya, setiap hari ketika matahari terbit. Mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah sedekah, menolong orang dengan membantunya menaiki kendaraan atau mengangkat kan barang ke atas kendaraannya adalah sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, tiap-tiap langkahmu untuk mengerjakan shalat adalah sedekah, dan membersihkan rintangan dari jalan adalah sedekah”. (Bukhari dan Muslim)

4. Berangkat kerja atau belajar dengan berharap karena Allah

Rasulullah saw bersabda:

مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمِلِ يَدِهِ، وَكَانَ دَاوُدُ لا يَأْكُلُ إِلا مِنْ عَمِلِ يَدِهِ

“Tidaklah seseorang memakan makanan, lebih baik dari yang didapat oleh tangannya sendiri, dan bahwa nabi Daud makan dari hasil tangannya sendiri”. (Bukhari)

Dalam hadits lainnya nabi juga bersabda:

مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang berjalan dalam rangka mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga”. (Muslim)

d. Menyibukkan diri dengan dzikir sepanjang hari

Allah berfirman :

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ketahuilah dengan berdzikir kepada Allah maka hati akan menjadi tenang” (Ra’ad : 28)

Rasulullah saw bersabda:

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللهَ أَنْ تَمُوْتَ ولسانُك رَطْبٌ من ذِكْرِ الله

“Sebaik-baik perbuatan kepada Allah adalah saat engkau mati sementara lidahmu basah dari berdzikir kepada Allah” (Thabrani dan Ibnu Hibban) .

5. Agenda saat shalat Zhuhur

a. Menjawab azan untuk shalat Zhuhur, lalu menunaikan shalat Zhuhur berjamaah di Masjid khususnya bagi laki-laki

b. Menunaikan sunnah rawatib sebelum Zhuhur 4 rakaat dan 2 rakaat setelah Zhuhur

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ صَلَّى اثْنَتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ

“Barangsiapa yang shalat 12 rakaat pada siang dan malam hari maka Allah akan membangunkan baginya dengannya rumah di surga”. (Muslim).

6. Agenda saat dan setelah shalat Ashar

a. Menjawab azan untuk shalat Ashar, kemudian dilanjutkan dengan menunaikan shalat Ashar secara berjamaah di masjid

b. Mendengarkan nasihat di masjid (jika ada)

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ لا يُرِيدُ إِلا أَنْ يَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ يَعْلَمَهُ، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ حَاجٍّ تَامًّا حِجَّتُهُ

“Barangsiapa yang pergi ke masjid tidak menginginkan yang lain kecuali belajar kebaikan atau mengajarkannya, maka baginya ganjaran haji secara sempurna”. (Thabrani – hasan shahih)

c. Istirahat sejenak dengan niat yang karena Allah

Rasulullah saw bersabda:

وَإِنَّ لِبَدَنِكَ عَلَيْكَ حَقٌّ

“Sesungguhnya bagi setiap tubuh atasmu ada haknya”.

Agenda prioritas:

Membaca Al-Quran dan berkomitmen semampunya untuk:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan, maka akan menuai kebaikan yang berlimpah insya Allah.

7. Agenda sebelum Maghrib

a. Memperhatikan urusan rumah tangga – melakukan mudzakarah – Menghafal Al-Quran

b. Mendengarkan ceramah, nasihat, khutbah, untaian hikmah atau dakwah melalui media

c. Menyibukkan diri dengan doa

Rasulullah saw bersabda:

الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ

“Doa adalah ibadah”

8. Agenda setelah terbenam matahari

a. Menjawab azan untuk shalat Maghrib

b. Menunaikan shalat Maghrib secara berjamaah di masjid (khususnya bagi laki-laki)

c. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Maghrib – 2 rakaat

d. Membaca dzikir sore

e. Mempersiapkan diri untuk shalat Isya lalu melangkahkan kaki menuju masjid

Rasulullah saw bersabda:

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ مَشَى إِلَى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ لِيَقْضِيَ فَرِيضَةً مِنْ فَرَائِضِ اللَّهِ كَانَتْ خَطْوَتَاهُ إِحْدَاهُمَا تَحُطُّ خَطِيئَةً وَالْأُخْرَى تَرْفَعُ دَرَجَةً

“Barangsiapa yang bersuci/berwudhu kemudian berjalan menuju salah satu dari rumah-rumah Allah untuk menunaikan salah satu kewajiban dari kewajiban Allah, maka langkah-langkahnya akan menggugurkan kesalahan dan yang lainnya mengangkat derajatnya”. (Muslim)

9. Agenda pada waktu shalat Isya

a. Menjawab azan untuk shalat Isya kemudian menunaikan shalat Isya secara jamaah di masjid

b. Menunaikan shalat sunnah rawatib setelah Isya – 2 rakaat

c. Duduk bersama keluarga/melakukan silaturahim

d. Mendengarkan ceramah, nasihat dan untaian hikmah di Masjid

e. Dakwah melalui media atau lainnya

f. Melakukan mudzakarah

g. Menghafal Al-Quran

Agenda prioritas

Membaca Al-Quran dengan berkomitmen sesuai dengan kemampuannya untuk:

- Membaca ½ hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 1 kali

- Membaca 1 hizb dari Al-Quran untuk mendapatkan khatam Al-Quran sebanyak 2 kali

- Bagi yang mampu menambah sesuai kemampuan bacaan maka telah menuai kebaikan berlimpah insya Allah.


Apa yang kita jelaskan di sini merupakan contoh, sehingga tidak harus sama persis dengan yang kami sampaikan, kondisional tergantung masing-masing individu. Semoga ikhtiar ini bisa memandu kita untuk optimalisasi ibadah insya Allah. Allahu a’lam

Jazaakillah

Sedikit revisi dari : http://www.al-ikhwan.net/agenda-harian-ramadhan-menuju-bahagia-di-bulan-ramadhan-2989/

Isi Blog

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.